Thursday, June 10, 2010

Menyerah

Sudah lama saya tidak membuka blog. Sudah lama juga saya tidak mengeluarkan isi kepala saya (baca: unek-unek). Hah kangen kangeeen!
Berita baru, baru saja kami melewati masa-masa UAS yang indah luar biasa itu. Aduh males ngebahasnya. Super takut dengan hasilnya hah. Jadi itu penyebab saya jarang sekali berposting-ria.

Sebenarnya hal yang ingin saya bicarakan adalah tentang kata menyerahBeberapa waktu yang lalu, saya dihadapkan pada dua pilihan. Dan saya berpikir,"Kenapa ga ada pilihan menyerah? Padahal aku udah capek dengan kebodihan ini." Saya kesal. Sakit luar dalam -mengingat saat itu adalah musim UAS. Saya diserang dari segala penjuru arah. Pikiran, mental, fisik. Saya harus segera menyelesaikan masalah itu. Sayangnya saya hanya punya dua pilihan. Dan pilihan itu sama-sama berjuang. Saya lelah, terlalu lelah. Saya sudah mendekati titik jenuh -pada saat itu.

Ayolah kepala saya berat. Tetapi masalah itu sedikit terlupakan, saya harus mengurusi UAS dulu. Sedikit-banyak, masalah itu mengganggu konsentrasi saya. Hey apa-apaan ini, kasihan UAS saya. Dan di sela-sela kesibukan UAS, saya mendapatkan sedikit celah. Saya tersadar. Ada hal penting yang saya lewatkan. Ternyata dari dua pilihan besar, salah satunya adalah berjuang -berjuang untuk menyerah.

Ini dia, selama ini saya menduga perjuangan itu jauh dari kata menyerah. Saya melewatkan satu titik penting. Bukankah menyerah (dalam hal ini) merupakan perjuangan untuk mengikhlaskan masalah itu selesai. Bukan dengan melupakannya, atau berlari menghindari masalah itu. Ya, saya tahu bahwa berat untuk melakukan hal itu. Selama ini saya merasa sayang untuk melepas masalah itu. Aneh? Ya itulah saya. Karena saya tidak suka ada perubahan, saya terlalu keras kepala, saya takut berubah. Dan masalah itu sudah menjadi kebiasaanku. Jadi saya butuh perjuangan yang berat untuk menyerah. Berjuang untuk menyerah menjadi pilihan saya, maaf saya harus berubah. Agar tidak terjadi kekacauan lebih lanjut. Saya sudah cukup kacau.

Saya menyerah, dan saya berjuang akan hal tersebut. Saya tidak kalah.

No comments:

Post a Comment