Saturday, August 7, 2010

Satu Titik

Biarkan jari-jemari ini bergerak. Biarkan pemikiran ini membuat tulisan. Biarkan saya merasakannya sebentar saja. Sebelum semua semakin padat, sebelum tak ada celah. Biarkan mereka bergerak. Menekan tombol demi tombol. Dan rasakan sesuatu yang mungkin akan sulit untuk dirasakan nanti. Sebelum terjepit, sebelum terfokus.

Ayo mengetiklah, apapun itu. Hanya untuk merasakan perasaan ini. Sampaikan apapun yang kau mau. Agar kau bisa melihat, sesuatu dibalik semua. Yang tak tersampaikan.

Lalu bagaimana saya bisa mengerti di kemudian hari? Ini terlalu tersirat dan tak jelas.

Biarkan saja. Ungkapkan apa yang kau mau. Tuliskan saja. Kau tak menentu, bukan?

Bicara apa ini? Aku tak mengerti. Banyak faktor yang teraduk-aduk menjadi satu. Persentasenya berbeda-beda. Mana yang pokok? Aku tak tahu. Dan mencoba tak peduli.

Sudah?

Sudah

Baiklah, silahkan kembali ke dunia nyata.

No comments:

Post a Comment