Tuesday, September 7, 2010

LOL

Ini benar-benar bikin saya ketawa guling-guling hahaha. Dan mungkin gini ini sebabnya kenapa kalau lagi bosen langsung ol y!m, nyari anak srigala untuk ngomong ga penting. Kayak gini.
Paula Margaretha: Huhu maafkan bundo slh mengandung
qonita _lnf: ampyun
qonita _lnf: anda mengandung saya?
qonita _lnf: HAHAHAHA LOL
Paula Margaretha: Hahaha lho ya ampun km kok uda keluar??ayo msk lg nak -.-
qonita _lnf: HAHAHAHA
qonita _lnf: ampun mak aku ingin main main bentar
qonita _lnf: bosen di dalem gelap
qonita _lnf: ga ada internet lagi
qonita _lnf: kan gabisa ol
Paula Margaretha: Oke deh nak,cptn ya,prt bundo kosong nih.kan LAPER.horor
qonita _lnf: AMPUN JANGAN MAKAN SAYA
onno
Paula Margaretha: Haha km pait atuh.
qonita _lnf: IH AKU MANIS
qonita _lnf: huahahahahaha
Paula Margaretha: Iyadums,kan ibuknya gue!
qonita _lnf: EH ENAK AJA LO
Paula Margaretha: Eh lo g sopan,gue emak lo.awas lo gue biarin trus biar busuk d prt gue!
qonita _lnf: YA UDAH GUE KABUR AJA SEWOT AH LO
qonita _lnf: hahahaha
Paula Margaretha: Ah gila ye lo gue ktuk jd batu.mampus lo!
qonita _lnf: eh emang lo siapa?
qonita _lnf: gurita?
Paula Margaretha: Gue mbahmarijan
qonita _lnf: oh gue tau
qonita _lnf: produsen marjan bukan?
qonita _lnf: beli dong
qonita _lnf: mau lebaran nih 
Paula Margaretha: Hahaha
qonita _lnf: hahaduh
Paula Margaretha: Aduh sori ye,stok gue abis.lo tau kan klo lebaran pd riweuh.duh
qonita _lnf: ampyun gue butuh nih
qonita _lnf: sepuluuuuuuh aja
Paula Margaretha: Okedeh apasihyggabuatlo wkwk yaiks
qonita _lnf: ih
qonita _lnf: ih kamyu gityu
qonita _lnf: HAHAHAH
Paula Margaretha: Iya nih akyu lg baik.
qonita _lnf: AMPYUN
Paula Margaretha: Hiks trhru 

Itu saja.

Bukan apa-apa. Tetapi aku baru saja mencapai garis finish. Aku masih lelah disebabkan oleh rute panjang dan medan yang berat itu. Oleh karena itu, aku butuh duduk dan beristirahat. Itu saja.
Aku belum bisa melakukan perlombaan selanjutnya. Aku bahkan belum menentukan akan mengikuti perlombaan yang mana. Aku masih berpikir kemana aku akan melangkah. Aku belum dapat memilih (bahkan melihat) garis startnya. Itu saja.
Dan aku khawatir, terlalu khawatir untuk menginjak garis start. Untuk memulai berlari lagi. Untuk mengambil resiko lagi. Itu saja.