Wednesday, December 29, 2010

Don't Know What to Say

taken from Google

#loveindonesia #loveindonesia #loveindonesia

Thursday, December 23, 2010

Coba Pikir

Kalau dipikir-pikir, manusia itu egois bukan sih? Oke enggak semua. Tapi kalau dipikir-pikir banyak banget kan orang-orang yang seperti itu? Tak terkecuali saya. Saya.

Pernah terpikir kata-kata seperti ini?
"Leave me alone! Keberadaan kalian di sini mengganggu. Kalian mau membantu kan? Kalau begitu bisakah kalian keluar? Hal itu akan sangat-sangat membantu. Terima kasih."
"Ya jelas aja mereka enggak ngerti. Orang mereka bukan aku kok. Apa peduli mereka coba. Ga ada untungnya mereka ngurusin hal seperti ini. Lagian ini bukan masalah mereka kok. Aku hancur terpuruk gak akan ngefek apa-apa kok ke mereka. Mereka bisa gampang aja ngomong gitu karena mereka enggak berada di posisiku."

Nah loh nah loh. Kalau dipikir-pikir, itu egois kaaaan? (Halo Qonita, itu egois loh. Egois.) Maksudnya, pikir deh. Buat kalimat pertama, lihatlah. Berarti kan ada orang yang peduli dengan kita. Walaupun okelah mereka tidak membantu atau bahkan malah mengganggu. Tapi setidaknya mereka mencoba untuk peduli. Bayangkan bagaimana perasaan orang yang telah mencoba peduli kepada kita itu. Mereka memberikan hal positif. Masa dibales negatif? Ga etis bukan sih?

Lalu kalimat kedua. Entahlah, saya kadang berpikiran seperti itu. Dan saya akui itu adalah sesuatu yang seharusnya tidak saya pikirkan. Pernah ada orang yang bilang gini,"Bagaimana kalian mau dimengerti bila kalian tidak menceritakan masalah tersebut?". Aku juga pernah baca di suatu tempat yang salah satu orangnya ngomong,"Aku memang bukan kamu. Karena itulah, aku bisa melihat masalahmu dari sudut pandang yang berbeda."

Jadi, berpikiran positif aja dengan keadaan kita. Jangan malah menimbulkan hal-hal negatif yang menambah bobot masalah kita. Dan juga pikirkan perasaan orang-orang yang ada di sekitar kita. Jangan sampe mereka dapet masalah cuman karena masalah kita. Jangan tularkan mood negatif yaa :)

Tuesday, December 21, 2010

Lomba-Lombaan



Ini adalah hasil karya #srigala (aku, vani, raras) buat lomba recycle, celengan robot (?). Ga nyangka akhirnya jadi juga dan memuaskan, padahal persiapannya minim banget -_-. Ya ampuuun gemes sendiri ngeliatnya :3

Sunday, December 19, 2010

Desain Baru? Menyampah? Sudahlah

Ya. Desain blog saya ganti lagi. Kenapa? Yaaa begitulah biasa galau (?) belum menemukan yang tepat di hati (krik). Ehm enggak penting.
Sebenarnya tidak ada topik penting yang mau saya ceritakan. Entahlah. Saya hanya kangen merasakan jari-jemari mengetik secara asal. Sebenarnya, saya juga kangen mengetik secara serius. Bukan, bukan ngerjain tugas. Mengetik seperti yang saya tinggalkan akhir-akhir ini. Mengetik sesuatu yang memiliki sesuatu.

Tetapi bukan di sini, kan?

Apasih. Oke ini terlihat semakin menyampah. Maafkan saya, hampuraaaa

Sunday, December 12, 2010

Mainan Baru

Mainan baru? Kamu umur segini masih beli mainan, Qonita?




Bukan, mainan baru itu bukan punyaku. Itu punya Isa, adikku. Banyak hal yang membuat mainan ini berbeda dari mainan lainnya. Mungkin alasan utamanya adalah karena mainan ini gratis (haha). Isa mendapatkan mainan ini dari sebuah kotak kecil berisikan dua benda hitam yang memiliki ukuran dan bentuk yang sama (?). Oke, untuk memperjelas, sebut saja kotak kecil itu sebagai kotak sepatu. Ya, Isa mendapatkan mainan ini dari kotak sepatu barunya. Biasanya kan, mainan gratisan itu kualitas dan kemenarikannya kurang meyakinkan. Namun, seperti yang saya katakan tadi, mainan ini berbeda. Dia spesial.

inilah dia, motor-motoran dengan ban yang menyilaukan

Kesan pertama: “Ih bagus motornya, lucu roda belakangnya kecil banget haha (lol). Loh-loh, apa ini kok ada lingkaran abu-abu di atas motor? Tarik aah. Wih ternyata kalau lingkaran itu ditarik bakal keluar tali (?) terus roda depannya muter-muter sambil ada cahaya kedip-kedip warna-warni (amazed).”


Kesan kedua: “Ternyata, dengan menarik kepala motor, benda merah yang menyambungkan roda depan dengan motor akan terbuka. Sehingga roda akan terlepas dari motor. Kayak mainan bongkar pasang! (?)”

roda motor yang keren abis (haha)


Kesan ketiga: “Ternyata mainan ini telah dirancang dengan memikirkan kehematan energi. Buktinya, di roda mainan tersebut ada tombol on-off untuk menghidupkan atau mematikan cahaya yang keluar dari ban. Berkualitas sekali sepertinya.”

ada ban serepnya looh


Kesan keempat: “Ooh bolongan ini tuh buat naruh ban serep ternyata. Gaul euy ada ban serep segala. Ban ini bisa dipasang dan dilepas dengan menekan tombol tertentu untuk membuka benda penghalangnya (yang warna hitam). Bentuk ban ini sama persis dengan ban depan. Dia punya cahaya dan tombol on-off juga.”



Setelah itu, adikku yang lain, Salsa, menunjukkan cara memainkan motor-motoran itu. Keren! Ternyata mainan ini mainan multifungsi. Selain sebagai motor-motoran, dia bisa menjadi…

GASING!


Kesan kelima: “WOOOW asli ini mainan super keren. Jadi gini cara kerjanya. Pertama, kita putar roda depan dengan menggunakan tali (yang telah dijelaskan di awal). Setelah putaran roda cukup kencang, lepas roda tersebut dengan menarik kepala motor. Dan, voila! Roda depan itu kini telah menjadi gasing yang menyala-nyala.”

Kata Salsa, ban serep yang di motor bagian belakang juga bisa langsung dijadiin gasing. Tetapi setelah dicoba, putarannya tidak sekencang bila roda tersebut di taruh di depan. Sayang sekali.

Yang paling saya suka pada mainan ini adalah warna gasing yang berubah-ubah dan keren abis. Lihat saja:

merah
 
hijau
 
biru. eksotis.
 
Terakhir, berhubung saya konsumen yang baik (haha), terima kasih kepada homy ped atas hadiah mainannya :D. Dan maaf, ini asli bukan ngiklan loh yaa.

berputar-berputar-berputaaar


Nb: Sebenarnya warna gasingnya tidak hanya satu, kadang bercampur. Keren sekali. Tetapi sayangnya tidak sempat terfoto. haha

Hello Srigala!

“Apa itu? Anjing ya?”

“Bukan, ini wolf. Serigala.”

Then I missed my srigala randomly.